Inilah 3 Kesalahan Umum Dalam Packaging Produk

Posted by

Desain kemasan atau istilah populernya packaging merupakan salah satu elemen yang penting untuk mendukung identitas merek. Sebuah kemasan yang menarik dan bagus akan lebih mudah untuk mendapatkan kepercayaan dari pelanggan. Kemasan tersebut selain digunakan sebagai identitas juga memiliki fungsi utama untuk melindungi produk dari resiko kerusakan.

Kemasan yang baik pada dasarnya tidak hanya mengandalkan desain kemasan yang bagus tetapi juga mampu memperlihatkan citra merek. Para pelaku usaha masih banyak yang sering melakukan kesalahan dalam membuat kemasan yang tidak mereka sadari. Berikut ini kita akan mengulas beberapa kesalahan yang paling sering terjadi pada proses packaging serta tips bagaimana mengatasi kesalahan tersebut. Penasaran apa saja?

  1. Kemasan Telalu Bagus

Banyak pebisnis yang beranggapan bahwa membuat kemasan yang sebagus mungkin akan menjamin produk laku keras. Namun ternyata ini merupakan sebuah kesalahan. Ini bukan bermaksud sebagai kritik terhadap desain kemasan yang dibuat tetapi menjadi sesuatu yang mudah diingat. Biasanya kemasan yang terlalu bagus justru dapat menimbulkan miskomunikasi dari produsen terhadap konsumen. Daripada Anda fokus pada desain yang bagus, sebaiknya pilih desain yang ideal dengan produk yang Anda tawarkan.

Desain kemasan harus mampu merefleksikan bagaimana produk Anda sebenarnya. Pastikan desain tersebut tidak terlalu menjanjikan atau juga terlalu sederhana. Suatu kemasan perlu menjadi citra atau cerminan dari produk atau merek Anda. Menjadi hal yang wajar jika konsumen akan membentuk ekspektasi dari kemasan produk Anda. Intinya, jangan sampai produk Anda membuat pelanggan merasa kecewa atau ‘tertipu’ dengan sesuatu yang tidak mereka inginkan.

  1. Kemasan Terlalu Ramai

Beberapa pelaku usaha kadang merasa khawatir jika konsumen tidak memahami produk yang Anda tawarkan atau menganggap konsumen memerlukan informasi yang lengkap tentang apa yang Anda jual sebenarnya. Memang, tidak ada salahnya jika Anda memberikan informasi mengenai produk. Tetapi pastikan bahwa informasi yang disertakan pada desain kemasan tidak terlalu ramai. Anda dapat menggunakan cara lain untuk menyampaikan informasi mengenai produk Anda misalnya dengan menjelaskan secara langsung, kampanye, atau lewat brosur. Cukup sampaikan informasi seperlunya. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan nilai seni dalam merangkai kata agar desain kemasan tidak terkesan penuh.

  1. Menawarkan Kategori Terlalu Banyak

Apakah Anda pernah membuat produk dengan kategori pilihan yang terlalu banyak dan setiap produk dibuat dengan proses pengemasan yang berbeda. Misalnya Anda ingin menjual minuman kemasan tetapi membuat desain kemasan lain untuk setiap rasa yang berbeda. Cara ini akan membuat merek dari produk Anda sulit untuk dikenali karena kemasannya yang kurang konsisten.

Anda hanya perlu membuat kategori baru jika menu utama dari merek atau produk tersebut sudah stabil atau terkenal. Selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan konsistensi desain. Jika produk Anda mempunyai banyak variasi dan ditawarkan dengan ukuran yang berbeda-beda, pastikan untuk membuat format kemasan terkesan konsisten.

Itulah beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh para pebisnis dalam membuat kemasan produknya. Apakah Anda pernah melakukann salah satu kesalahan packaging di atas? Dengan mengetahui hal di atas, Anda tentu dapat segera menyadari hal itu dan memperbaikinya.